Karyakepri.com
Editor's Picks Ekbis Kepri

Sulpai Listrik Terkendala, Pelanggan Diminta untuk Berhemat Pemakaian

pelanggan Batam dan Pulau Bintan untuk membantu melakukan pengendalian pemakaian liatrik dengan memadamkan peralatan listrik yang tidak diperluakan.(Photo:bright PLN Batam)

BATAM, KARYAKEPRI.com – Suplai listrik di Batam dan Pulau Bintan hingga saat ini masih mengalami kendala, bahkan sampai saat ini pukul 13.00 WIB sebagian wilayah Batam dan Pulau Bintan masih mengalami pemadaman.

Sebagaimana diketahui, padamnya listrik di Batam dan pulau Bintan sejak pukul 19.25 WIB, Kamis (4/6/2020) malam tadi diawali dengan sambaran petir yang kuat pada salah satu ruas transmisi 150 kV hingga menyebabkan sistem kelistrikan Batam dan pulau Bintan padam.

Direktur Operasi PLN Batam, Awaluddin Hafid mengatakan bahwa walaupun terjadi sambaran petir yang kuat pada sistem kelistrikan Batam-Bintan, namun semua pembangkit dalam kondisi aman.

Pemulihan sistem kelistrikan Batam-Bintan dimulai pukul 19:27 WIB malam tadi dengan mengoperasikan PLTD Sekupang yang memang disiapkan sebagai pembangkit blackstart (start awal) di sistem kelistrikan Batam-Bintan.

Lebih jauh Awal mengatakan meski diperkirakan PLTU Tanjung Kasam terdiri Unit 1 dan unit 2 diperkirakan sore ini bisa kembali berfungsi.

Awal tetap meminta kapada pelanggan Batam dan Pulau Bintan untuk membantu melakukan pengendalian pemakaian liatrik dengan memadamkan peralatan listrik yang tidak diperluakan.

“Kami berharap partisipasi pelanggan untuk membantu melakukan pengendalian pemakaian listrik dengan memadamkan peralatan listrik yang tidak diperlukan,” terang Awal.

Dan atas kejadian ini, Awal mengaku pihak manajemen PLN Batam memohon maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi hingga saat ini.

Bahkan bright PLN sendiri mengaku ketidak nyamanan ini akan terus berlangsung hingga malam harinya.

“bright PLN Batam tetap berupaya untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik ke Batam – Bintan serta selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkas Awal.

Sebelumnya telah terjadi sambaran petir pada mesin pembangkit yang ada di Batam.

Alhasil dari kejadian ini, nyaris seluruh wilayah Batam dan pulau Bintan mengalami kepadaman listrik.

Terputusnya suplai listrik di Batam dan Pulau Bintan disebabkan oleh cuaca ekstrim, sehingga transmisi 150 kV yang menghubungkan kelistrikan antara Pulau Batam dengan Bintan tersambar petir. (nas)