Karyakepri.com
Editor's Picks Ekbis Kepri

Suplai Listrik Belum Stabil, Batam dan Bintan Masih Terjadi Pemadamam

Suplai listrik di Batam dan Pulau Bintan hingga saat ini masih mengalami kendala, bahkan sampai saat ini pukul 12.53 WIB sebagian wilayah Batam dan Pulau Bintan masih mengalami pemadaman.(Photo:Net)

BATAM, KARYAKEPRI.com – Suplai listrik di Batam dan Pulau Bintan hingga saat ini masih mengalami kendala, bahkan sampai saat ini pukul 12.53 WIB sebagian wilayah Batam dan Pulau Bintan masih mengalami pemadaman.

Sebagaimana diketahui, padamnya listrik di Batam dan pulau Bintan sejak pukul 19.25 WIB, Kamis (4/6/2020) malam tadi diawali dengan sambaran petir yang kuat pada salah satu ruas transmisi 150 kV hingga menyebabkan sistem kelistrikan Batam dan pulau Bintan padam.

Direktur Operasi PLN Batam, Awaluddin Hafid mengatakan bahwa walaupun terjadi sambaran petir yang kuat pada sistem kelistrikan Batam-Bintan, namun semua pembangkit dalam kondisi aman.

Pemulihan sistem kelistrikan Batam-Bintan dimulai pukul 19:27 WIB malam tadi dengan mengoperasikan PLTD Sekupang yang memang disiapkan sebagai pembangkit blackstart (start awal) di sistem kelistrikan Batam-Bintan.

“Untuk pemulihan sistem kelistrikan tidak dapat instan, karena membutuhkan tahapan diantaranya persiapan operasional pembangkit dan berbagai parameter sistem kelistrikan harus dijaga agar tetap seimbang dalam kondisi yang belum stabil,” kata Awal, Sabtu (6/6/2020).

Pada pukul 22:18 WIB malam tadi salah satu pembangkit gas yaitu PLTG ELB Unit 2 dapat bergabung dengan sistem kelistrikan kemudian diikuti oleh pembangkit-pembangkit lainya.

“Sehingga sejak pukul 22:18 WIB listrik dapat mulai menyala secara bertahap,” jelas Awal.

Namun demikian sampai dengan saat ini masih diberlakukan pemadaman secara bergilir karena masih ada pembangkit dalam proses persiapan, yakni PLTU Tanjung Kasam Unit 1 dan unit 2 yang diperkirakan akan masuk dalam sistem pada siang dan sore hari ini.

“Dengan masuknya dua Unit PLTU Tanjung Kasam diharapkan sistem kelistrikan Batam-Bintan kembali normal,” terang Awal. (nas)