Karyakepri.com
Editor's Picks Ekbis Nasional

Ekonomi RI Diprediksi Sulit Bisa Kembali ke 5%, Kenapa?

Foto: grandyos zafna/dtk

KARYAKEPRI.COM – Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu menyampaikan Indonesia bisa saja mengalami yang namanya gelombang kedua COVID-19 pasca dilonggarkannya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Lantaran, episentrum kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami pergeseran. Setelah Jakarta, kini Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Sulawesi Selatan menjadi episentrum baru kasus COVID-19. Hal itu berpengaruh terhadap ekonomi.

“Indonesia bukan tidak mungkin kita menghadapi second wave. Jakarta yang sekarang sudah dilonggarkan PSBB-nya harus terus dijaga supaya protokol kesehatannya benar-benar dilakukan sehingga second wavenya harapannya tidak terjadi. Tapi tantangan kita di Indonesia sekarang adalah episentrumnya bergeser ke Jatim, Jateng, Sulsel dan lain sebagainya,” kata Febrio dalam diskusi virtual, Sabtu (27/6/2020).

Untuk itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat harus diterapkan di seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya di Jakarta, termasuk zona hijau COVID-19. Tujuannya agar tidak terjadi gelombang kedua COVID-19 di Indonesia.