Karyakepri.com
Editor's Picks Metro

Tukang Las Nyambi Jadi Kurir Narkoba

Kepala BNNP Kepri Brigjend Ricard Nainggolan memberikan keterangan saat ekspose pengungkapan 5,1 kg sabu di Kantor BNNP Kepri, Nongsa, Batam, Kamis (2/7/2020). (Photo: ist)

KARYAKEPRI.COM, BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri menggagalkan transaksi narkoba di salah satu hotel di Batam, Senin (29/6/2020).

Dalam pengungkapan ini, petugas menangkap dua pelaku dan mengamankan barang bukti 5.168 gram sabu.

Kepala BNNP Kepri, Brigjend Ricard Nainggolan mengatakan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di salah satu kamar hotel di Batam akan terjadi transaksi narkotika golongan I jenis sabu.

Baca juga : Dugaan Penyalahgunaan Wewenang MPP, Gustian Riau Diperiksa Kejaksaan Agung

Selanjutnya sekira pukul 17.30 WIB, petugas BNNP Kepri berangkat menuju ke hotel. Setelah sampai di Hotel, sekira pukul 19.00 WIB, di depan lift hotel petugas BNNP Kepri melihat ciri-ciri orang yang dimaksud oleh sumber informasi dan langsung mengamankan 1 (satu) orang pria yang berinisial B (41), warga Bengkong yang berprofesi sebagai bengkel las teralis.

Setelah melakukan penggeledahan badan ditemukan kunci kamar hotel yang dipegang oleh tersangka, kemudian petugas melakukan pemeriksaan di kamar tersebut namun tidak menemukan barang bukti. Selanjutnya petugas mencari teman tersangka di kamar lain yang tidak jauh dari kamar tersangka B, pada saat mengecek kamar hotel petugas menemukan seorang pria berinisial A warga Sekupang yang berprofesi sebagai office boy di salah satu family massage.

“Petugas mendapati tas plastik warna biru yang berisi sabu seberat 5.168 gram yang disimpan di bawah meja TV,” ujarnya saat ekspose di Kantor BNNP Kepri, Kamis (2/7/2020).

Atas perbuatannya tersebut tersangka dikenakan pasal pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup. (atm)