Karyakepri.com
Editor's Picks Tanjungpinang

Bayi Meninggal di Tanjungpinang Kehabisan Oksigen

Petugas melihat jasad bayi yang meninggal di dalam lemari, kemarin. (Foto : ist)

KARYAKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Hasil visum bayi yang ditemukan dalam lemari sebuah kontrakan di Gang Delima III Kelurahan Melayu Kota Piring, lalu tidak ada tanda kekerasan. Diduga meninggal karena kehabisan oksigen.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin melalui Kanit Reskrim Ipda Hendri, mengatakan bayi perempuan tersebut murni kehabisan oksigen karena dimasukkan dalam lemari.

Murni kehabisan oksigen, karena disimpan dalam lemari. Karena ada yang menjenguk, ibu bayi inisial LS langsung masukkan bayi kedalam lemari, mungkin karena malu.

“Hasil visum tidak ada indikasi kekerasan,” katanya, Sabtu (11/7/2020).

Lanjutnya, pihaknya, saat ini belum bisa melakukan pemeriksaan ibu korban karena masih terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib.

“Dia juga masih masih lemas dan menggunakan alat bantu pernapasan dan infus,” jelasnya.

Menurutnya, selain mengalami pendarahan karena melahirkan sendiri, Ls dikatakan dokter, juga memiliki riwayat penyakit jantung dan pembekakan paru.

“Saat ini bayi itu sudah dimakamkan oleh rumah sakit,” ungkapnya.

Sebelumnya, jasad bayi ditemukan setelah salah seorang tetangganya mendengar suara kesakitan dari kamar LS. Setelah di cek LS ditemukan terbaring lemas dan mengalami pendarahan.

Selanjutnya LS dibawak ke Rumah Sakit, sesampainya disana, pihak Rumah Sakit meminta KTP dan BPJS LS.

Kemudian tetangganya mencoba mencari KTP dan BPJS didalam lemari, tetapi saat mencari KTP dan BPJS Ls, justru warga malah menemukan jasad bayi perempuan terbungkus kain di dalam lemari.

Bayi jenis kelamin perempuan yang mana awal berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam lemari sudah meninggal dunia. (momond)