Karyakepri.com
Editor's Picks Tanjungpinang

Kasus Pembuangan Bayi, Polisi Tetapkan Ibu Kandung Sebagai Tersangka

Polisi menemukan bayi di dalam lemari di Tanjungpinang, belum lama ini. (foto istimewa)

KARYAKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Polsek Tanjungpinang Timur menetapkan LS (40) sebagai tersangka pembunuhan bayi yang tidak lain anaknya sendiri, disimpan didalam lemari di kos-kosan Gang Putri Delima 3 Jalan DI Panjaitan KM 7 Kota Tanjungpinang.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Firuddin mengatakan, setelah melakukan gelar perkara dan meminta sejumlah keterangan saksi-saksi, LS ibu bayi ditetapkan sebagai tersangka.

“Saat ini pelaku sudah ditahanan Mapolsek Tanjungpinang Timur,” katanya Jumat (17/7/2020).

Kapolsek mengungkapkan, modus pelaku mengahabisi nyawa anak nya sendiri karena malu, anak tersebut hasil dari hubungan nikah sirih.

“Suami sirihnya tidak ada disini, tapi berada di Jawa pengakuan dari pelaku,” sebutnya.

Sehingga pelaku meletakkan bayi tak berdosa itu, didalam lemari dan dibungkus oleh kain. Sehingga berdasarkan visum dokter diketahui penyebab penyebab kematiaan korban akibat pembungkusan dan pembiaran bayi di dalam lemari hingga korban tidak bisa bernafas.

Dari hasil visum dokter, tidak ada indikasi kekerasan. Bayi murni kehabisan oksigen karena disimpan didalam lemari.

“Pelaku dijerat dengan pasal 341 KUHP. Membunuh anak sendiri, dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” ujarnya.

Sebelumnya, jasad seorang bayi perempuan ditemukan warga terbungkus dengan kain didalam Lemari didalam kos sekira pukul 17.45 WIB, Senin (6/7/2020).

Jasad bayi ditemukan setelah salah seorang tetangganya mendengar suara kesakitan dari kamar LS. Setelah di cek LS ditemukan terbaring lemas dan mengalami pendarahan.

Selanjutnya LS dibawak ke rumah sakit, sesampainya disana, pihak rumah sakit meminta KTP dan BPJS LS.

Kemudian tetangganya mencoba mencari KTP dan BPJS didalam lemari, tetapi saat mencari KTP dan BPJS Ls, justru warga malah menemukan jasad bayi perempuan terbungkus kain di dalam lemari.(momond)