Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Jual Handphone Rusak, Security RSUD Muhammad Sani Dipukul

Dua pemuda diringkus jajaran Satreskrim Polres Karimun karena diduga melakukan tindak pidana pemukulan dan perampasan. (foto : ricky/karyakepri)

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Dua pemuda diringkus jajaran Satreskrim Polres Karimun karena diduga melakukan tindak pidana pemukulan dan perampasan, Jumat (17/7/2020).

Dua pemuda berinisial Ap dan Mm itu ditangkap di kawasan Kecamatan Meral Barat. Penangkapan itu berawal ketika kedua pelaku merasa ditipu oleh korban yang telah menjual satu handphone rusak di Forum Jual Beli di jejaring sosial Facebook.

Korban yang diketahui bernama Ardiyandi itu bekerja sebagai Security di RSUD Muhammad Sani. Korban diketahui menjual hanphone rusak sehingga memancing kemarahan pelaku.

“Pelaku Ar, membeli handphone di FJB. Ternyata barang itu diketahui rusak,” kata KBO Satreskrim Polres Karimun, Iptu Rustam Efendi Silaban, Selasa (21/7/2020).

Karena sudah terlanjut termakan emosi, pelaku kemudian berniat merampas handphone yang digunakan korban.

Bahkan, seorang kawan yang dibawa oleh palaku Mm, diduga melakukan pemukulan terhadap korban, sambil mengancam dan merampas handphone korban.

“Korban mengalami luka pada bagian mulutnya akibat mendapat pukulan,” katanya.

Adapun handphone yang dirampas oleh dua orang pelaku ialah merek Oppo A31. Handphone itu diduga untuk mengganti handphone rusak yang sempat dibeli pelaku.

Namun demikian, aksi para pelaku tersebut merupakan tindak pidana yaitu pencurian dengan kekerasan dengan sangkaan pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHpidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Sementara itu, pengakuan dari pelaku Ar, mengatakan bahwa ia awalnya hanya ingin meminta kejelasan dari korban tersebut.

“Awalnya rusak LCD, tapi setelah saya cek konter, ternyata semuanya rusak, dan kondisi hp juga mati total,” kata pelaku Ar.

Dalam mencari korban, pelaku melakukan pencarian dengan menelusuri nomor handphone pelaku. Hal itu, disebabkan akun korban telah berubah bukan seperti saat ia menjual handphone tersebut.

(ricky)