Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Kejari Karimun Lidik Dugaan Korupsi Penyalahgunaan Retribusi PDAM

Kajari Karimun Rahmat Azhar (kacamata). (foto : istimewa)

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Kejaksaan Negeri Karimun melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana Korupsi penyalahgunaan retribusi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Karimun tahun 2019.

Saat ini dugaan tindak pidana korupsi itu telah dinaikkan ke tahap penyidikan oleh Penyidik Pidana Khusus Kahari Karimun.

“Baru kemarin kita tingkatkan ke tahap penyidikan. Proses penyelidikan telah berjalan sejak awal Juli kemarin,” kata Kajari Karimun Rahmat Azhar disela peringatan Hari Bhakti Adhayaksa ke 60 tahun, Selasa (22/7/2020).

Ia menyebutkan, sampai saat ini pihaknya belum melakukan penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Penyidik masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri sebelum melakukan penetapan.

“Kita tunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP dulu baru menetapkan tersangka,” katanya.

Sampai saat ini, kata Rahmat pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi dari manajemen PDAM Tirta Karimun.

“Untuk modusnya sementara ini, uang retribusi itu diambil untuk kepentingan pribadi. Namun kita baru selesai penyelidikan, dan baru masuk ke tahap penyidikan. Di tahapan penyelidikan kita baru mencari apakah ada tindak pidana atau bukti permulaan,” katanya.

(ricky)