Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Bawaslu Karimun Bentuk Kampung Anti Politik Uang

Bawaslu Karimun membentuk Kampung Pengawas Partisipatif Kampung Anti Politik Uang di Kampung Parit Lapis Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral, Jumat (24/7/2020). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasati oleh Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar. (foto : ricky/karyakepri.com)

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun membentuk Kampung Pengawas Partisipatif Kampung Anti Politik Uang di Kampung Parit Lapis Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral, Jumat (24/7/2020). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasati oleh Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar.

Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengatakan, pembentukan kampung merupakan komitmen Bawaslu bersama masyarakat Kecamatan Meral untuk mengawali tahap demi tahap proses peyelenggaraan Pilkada, agar sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini merupakan kegiatan pendidikan politik, masyarakat nantinya tahu bagaimana cara melapor serta masyarakat bisa menolak kepada politik uang, itu bagian dari pengawasan partisipatif,”ujarnya.

Ia mengatakan, pembentukan kampung pengawas partisipatif dan kampung anti politik uang ini merupakan metode peningkatan partisipatif masyarakat dalam perannya mengawasi pelaksanaan Pemilu 2020 mendatang.

“Ada metode forumnya, ada metode aktif di kepramukaan dan karang taruna, jadi berbagi metode itu dilakukan dalam rangka partisipatif,” katanya.

Ia menyebutkan, pembentukan Kampung Pengawas Partisipatif dan Kampung Anti Politik Uang dinilai dapat menumbuhkan semangat bela negara.

“Jika tetap terjadi politik uang, warga setempat bisa melaporkannya ke Bawsalu dan itu merupakan bagian usaha bela negara,” katanya.

(ricky)