Karyakepri.com
Editor's Picks Nasional

Menko Polhukam Tak Ikhlas Djoko Tjandra Kena 2 Tahun Penjara

Menko Polhukam, Mahfud MD. (Foto: net)

KARYAKEPRI.COM – Keraguan publik akan kinerja Polri terkait penangkapan terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra terjawab sudah. Djoko berhasil ditangkap di Kuala Lumpur Malaysia atas kerjasama Polri dengan Polisi Diraja Malaysia.

Saat ditangkap, Djoko langsung dibawa ke Indonesia menggunakan pesawat carter dan tiba di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (30/7) sekitar pukul 22.42 WIB.

Baca juga:

Otto Hasibuan Mengaku Diminta Jadi Pengacara Djoko Tjandra

Bareskrim Polri secara resmi menyerahkan Djoko Tjandra kepada Kejaksaan Agung. Proses penyerahan Djoko Tjandra dilakukan langsung dan secara administrasi. Penyerahan dilakukan di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (31/7).

Saat ini, tersangka telah resmi menjadi warga binaan dan ditahan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri. Djoko Tjandra menjalani hukuman penjara 2 tahun atas kasus hak tagih Bank Bali, sembari menunggu penanganan kasus baru atas sejumlah pelanggaran selama melarikan diri.