Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Traking 6 Pasien Positif Baru, 57 Warga Karimun Jalani Isolasi Mandiri

Foto ilustrasi

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Sebanyak 57 Warga Kabupaten Karimun menjalani isolasi mandiri usai kontak erat dengan 6 pasien baru positif Covid-19, Jumat (21/8/2020).

Traking tersebut dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Pananggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun untuk memutus mata rantai penyebaran Covid- 19 di wilayah Kabupaten Karimun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, sebanyak 57 warga itu hasil penelusuran atau traking tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Jumat (21/8/2020).

“Hasil tracing sebanyak 57 orang warga diduga pernah kontak dengan 6 pasien baru positif Covid-19 hari ini,” kata Rachmadi, Jumat (21/8/2020) sore.

Ia menyebutkan, 57 orang itu 48 diantaranya merupakan warga Kabupaten Karimun, sementara 9 lainnya merupakan warga Pulau Kundur.

“Mereka kita wajibkan menjalani isolasi mandiri hingga hasil swab mereka keluar. Kita berpesan untuk sama- sama menjaga agar ini tidak menyebar,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun kembali mengkonfirmasi data terbaru pasien Covid-19 pertanggal 21 Agustus 2020.

Data terbaru diterima dari Balai Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Batam, pertanggal 21 Agustus pasien positif Covid-19 di Karimun kembali bertambah satu orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, pada Kamis (21/8/2020) pihaknya kembali menerima hasil pemeriksaan Swab terbaru dari BTKL-PP Batam. Dari hasil swab terbaru, satu orang warga Karimun kembali dinyatakan positif Covid-19.

“Info terbaru positif Covid-19 bertambah 1 orang. Jadi ditambah data pasien terbaru pertanggal 20 Agustus kemarin, totalnya ada 6 kasus baru,” kata Rachmadi, Jumat (21/8/2020) siang.

Rachmadi mengatakan, satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu merupakan klaster baru dan masih dalam penelusuran dari Tim Gugus. Pasien nomor 27 itu berdomisili di Kecamatan Karimun.

“Ini bukan klaster Pinang maupun Kundur. Kita masih runut dari mana asalnya,” katanya.

(ricky)