Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Bakal Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 26 September

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun dari Petahana wajib ajukan cuti selama masa kampanye Pilkada Karimun 2020.

Cuti Petahana itu sudah harus diajukan sebelum tanggal 26 September 2020. Sementara untuk Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Anggota DPRD wajib mengundurkan diri sebelum tanggal 26 September.

Perihal itu telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah gubernur, bupati dan walikota pada pasal 70 ayat 3 menyatakan gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota yang mencalonkan kembali pada daerah yang sama dalam melaksanakan kampanye harus memenuhi ketentuan.

Ketua KPU Kabupaten Karimun Eko Purwandoko mengatakan, kepala daerah atau petahana harus mengajukan cuti selama masa kampanye Pilkada 2020 atau selama 71 hari terhitung 26 September hingga 5 Desember 2020.

“Cuti itu selama masa kampanye, artinya dari tanggal 26 sampai 3 hari menjelang hari H itu mereka wajib mengajukan cuti dan tidak mendapatkan fasilitas yang tetkait dengan jabatannya,” kata Eko, Kamis (27/8/2020).

Ia mengatakan, proses cuti itu harus dilakukan Petahana sebelum tanggal 26 September mendatang kepada Gubernur Kepri nantinya. Selama masa cuti itu, jabatan kepala daerah dalam hal ini Bupati Karimun akan digantikan oleh Pelaksana Tugas yang ditunjuk oleh Gubernur Kepri sesuai dengan ketentuan.

“Selama cuti, jabatan Bupati akan digantikan oleh Plt yang ditunjuk Gubernur sesuai dengan ketentuan. Setidaknya sosok penganti itu setingkat dengan Sekretaris Daerah,” katanya.

Sementara untuk Bakal Calon Kepala Daerah dari DPRD kata Eko, berbeda dengan Petahana. Untuk anggota DPRD mereka diwajibkan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebelum tanggal 26 September.

“Anggota DPRD berbeda, mereka harus mengundurkan diri. Secara prosedur surat pengajuan pengunduran diri itu harus sudah diserahkan kepada kita paling lambat tanggal 26 September,” katanya.

Lanjutnya, paling lambat satu bulan sebelum hari pelaksanaan Pilkada, pengajuan pengunduran diri itu harus dibuktikan dengan SK dan diserahkan kepada KPU.

Sampai saat ini, tahapan Pilkada Karimun 2020 telah memasuki tahapan Pemuktahiran Data Pemilih. Rencananya, 30 Agustus mendatang akan dilaksanakan Sidang Pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara ditingkat KPU Kabupaten.

(ricky)