Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

48 Peserta Meriahkan Lomba Azan Online GCM Karimun

Komunitas Gerakan Cinta Masjid (GCM) Kabupaten Karimun menggelar lomba azan kategori remaja dan anak-anak. (Foto: ricky/karyakepri.com)

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Dalam rangka memeriahkan dan mensyiarkan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Komunitas Gerakan Cinta Masjid (GCM) Kabupaten Karimun menggelar lomba azan kategori remaja dan anak-anak.

Berbeda dengan lomba seperti tahun-tahun sebelumnya, di tengah Pandemi Covid-19 lomba azan digagas oleh GCM Karimun kali ini digelar secara daring atau online.

Ketua Komunitas GCM Karimun Tasrim Almunaf mengatakan, kegiatan tersebut digelar secara online dengan teknis peserta harus mengupload video azannya di media sosial Facebook dengan tag ke akun Facebook GCM Karimun Reborn serta fanspage Gerakan Cinta Masjid.

“Lomba azan secara online ini dilaksanakan karena mengingat kondisi saat ini masih dalam pendemi wabah Covid-19, jadi kita meminimalisir berkumpulnya masa yang cukup banyak meskipun tetap dengan protokol covid tapi tetap kita mengecilkan mudorat untuk menghindari tertular ataupun menularkan wabah covid ini,” kata Tasrim, Minggu (6/9/2020).

Komunitas Gerakan Cinta Masjid (GCM) Kabupaten Karimun menggelar lomba azan kategori remaja dan anak-anak. (Foto: ricky/karyakepri.com)

Ia mengatakan, lomba azan ini dilaksanakan selama 8 hari dan mendapatkan antusias tinggi dari maayarakat. Hal itu terbukti dengan ikutnya 48 orang peserta dalam acara tersebut. Bahkan setelah melewati batas hari penguploadtan video ternyata masih ada peserta yang mengikuti lomba ini.

“Bukan hanya diikuti oleh peserta yang berasal dari Karimun, bahkan ada peserta dari depok yang ikut memeriahkan lomba adzan ini,” kata Tasrim.

Ia menjelaskan, lomba adzan ini tidak dipungut biaya dari para peserta, karena agenda ini murni untuk keumatan dalam rangka menyemarakkan tahun baru Islam 1442 H.

Lanjutnya, lomba azan ini dibagi 2 kategori, kategori remaja untuk usia 10 – 15 tahun dan untuk kategori anak-anak, usia 6 – 10 tahun.

Pada kesempatan itu juga, Tasrim mewakili Komunitas Gerakan Cinta masjid menyampaikan permohon maaf atas segala kekurangan dan sesuatu yang tidak pada tempatnya dalam penyelanggaraan lomba adzan via online ini.

Komunitas Gerakan Cinta Masjid (GCM) Kabupaten Karimun menggelar lomba azan kategori remaja dan anak-anak. (Foto: ricky/karyakepri.com)

“Kita juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua, adik-adik dan anak-anak yang telah mengikuti agenda ini. Semoga tetap selalu semangat dalam mensyi’arkan & menda’wahkan Agama Allah sesuai dengan kemampuan yang ada,” katanya.

Ustad Syaifullah Al Hafidz selaku juri dalam ajang itu memberikan pesan semoga semangat anak-anak untuk mensyi’arkan agama Islam tidak luntur dalam perkembangan zaman saat ini.

“Merekalah generasi penerus Islam nanti. Tugas kita selaku orang tua mengawasi dan membimbing mereka. Dan kita juga harus berani memberikan mereka kesempatan untuk melantunkan adzan di masjid dimana mereka berada, biar nanti mereka tidak takut dan canggung dalam mengumandangkan adzan saat mereka dewasa, karena anak-anak inilah ladang amal jariyah kita kelak,” pesannya dalam penutupan kegiatan itu.

Kegiatan ini digelar atas dukungan oleh Sahabat GCM, Sahabat UAS chapter Karimun, Bank Riau Kepri Syari’ah, DKM Masjid Baiturrahman – Teluk air, Melayu Raya, CV Irsana, Toko Busana Muslim Haramain, Edge Celuller, Sahabat YanSikha dan KBA SMKNESKA, King Geprek 88 dan Hamba-Hamba Allah Donatur yang dimuliakan Allah.

(ricky)