Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Matangkan Persiapan MTQ Kepri, 52 Qori dan Qoriah Karimun Jalani Training Center

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq membuka Training Center (TC) Kafilah Kabupaten Karimun untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Sebanyak 52 Qori-qoriah terpilih akan mewakili Kabupaten Karimun di ajang MTQ tingkat Provinsi itu nantinya. Sebelum bertanding, mereka akan dilakukan pembinaan langsung oleh LPTQ Kabupaten Karimun.

Pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri akan dilasanakan pada tanggal 19 hingga 23 September 2020, di Tanjungpinang. Kegiatan itu akan dilaksanakan ditengah- tengah Pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun Aunur Rafiq berpesan kepada para kafilah Kabupaten Karimun untuk menjaga protokol kesehatan selama mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kepri.

“Kafilah dan seluruhnya, benar-benar dapat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Segera kembali ke penginapan usai mengukuti pertandingan dan diharapkan tidak pergi berjalan-jalan ke luar,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Ia menjelaskan, saat ini MTQ Provinsi Kepri digelar ditengah Pandemi Covid-19. Dimana Kota Tanjungpinang, kini masih berstatus zona merah Covid-19.

“Seluruh perwakilan dari Kabupaten/Kota di Kepri akan berkumpul di MTQ nantinya. Kita tidak tau, di sana akan terjadi penumpukan orang, oleh karena itu disiplinkan diri masing-masing. MTQ kali ini tidak dalam keadaan normal, yang harus dijalani dan tidak bisa dihindari,” katanya.

Meski dilaksanakan ditengah Pandemi Covid-19, Rafiq yakin dan percaya bahwa, Kafilah Kabupaten Karimun akan dapat bertanding dengan baik ditengah pandemi dan mempertahankan juara umum yang ada.

“Kalau kita dapat bertahan, tiga kali juara umum. Niat yang baik ini, akan menjadikan kafilah Kabupaten Karimun ada kafilah tangguh dalam segala hal, termasuk tangguh dalam mempertahankan yang sudah ada saat ini,” ujar Rafiq.

Bahkan, Rafiq menjanjikan pada setiap kafilah untuk memberikan bonus yang berlipat ganda jika dapat mempertahankan juara umum di MTQ ke VIII Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

“Karena kali ini berbeda, kondisi tidak normal, jadi bonus tidak normal. New Normal, New Bonus. Dua kali lipat dari tahun lalu,” kata Rafiq.

Rafiq menyebutkan, dinaikkannya bonus itu tidak semata- mata sebagai tujuan bagi para kafilah. Melainkan untuk memicu semangat dalam menyirkan syiar islam.

“Sebagai pemicu semangat. Tujuannya adalah untuk syiar dan melatih diri untuk syiar Alquran,” ujar Rafiq.

(ricky)