Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Tidak Ada Toleransi Bagi ASN Karimun Tak Netral di Pilkada 2020

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun diminta tetap menjaga netralitas sebagai abdi negara dalam Pilkada 2020.

Pemerintah Kabupaten Karimun tidak akan memberikan teloransi bagi ASN yang tidak netral atau terlibat politik praktis dengan mendukung terang- terangan salah satu calon.

Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Karimun telah menerima satu laporan terkait keterlibatan seorang ASN dalam memberikan dukungan kepada salah satu calon, bahkan masuk dalam kepengurusan Tim Pemenangan.

Terhadap ASN itu, Tindakan tegas telah diberikan dengan dikenakan sanksi disiplin kepada ASN tersebut.

“Kita tidak mentoleril ASN yang kedapatan melakukan politik praktis, dalam hal ini tidak netral dalam pilkada,” kata Sekdakab Karimun Muhd Firmansyah, Senin (28/9/2020).

ASN yang terlibat dan kedapatan dalam politik praktis, akan mendapat sanksi-sanksi yang diberlakukan.

“Kita akan lakukan tindakan-tindakan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Adapun bentuk larangan bagi ASN yaitu tidak boleh terlibat secara langsung dalam tim sukses atau relawan. Juga tidak diperbolehkan berbuat secara langsung, bersama-sama ikut memihak salah salah satu pihak paslon.

“Jadi ASN mempunyai hak pilih, dia (ASN) hanya boleh mendengar kampanye dari masing-masing calon karena mempunyai hak pilih, akan tetapi tidak boleh secara langsung,” kata Firman.

Maka, Pemkab Karimun mengimbau pada seluruh pegawai ASN atau pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk tidak terlibat atau tidak netral.

“Jaga diri, walau kita punya hak pilih, tapi netralitas terhadap pelaksanaan pilkada, berlakulah secara netral,” kata Firmansyah.

(ricky robiansyah)