Karyakepri.com
Nasional

Menko Airlangga Ungkap Tokoh Dibalik Demo UU Cilaka

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Golkar Kepri Akhmad Ma'ruf Maulana di Lagoibay, Bintan, Sabtu (26/9/2020). (Foto: istimewa)

KARYAKEPRI, JAKARTA – Pemerintah menegaskan bahwa saat ini Indonesia tengah dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karena itu itu, demonstrasi terkait Undang-undang (UU) Cipta Kerja sangat disayangkan harus ditindak tegas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah menitipkan pesan itu kepada aparat keamanan. Sebab, kondisi itu bisa memperparah penyebaran wabah COVID-19.

“Situasi sekarang adalah PSBB, jadi ini berpotensi untuk menyebarkan COVID. Oleh karena itu sebetulnya dalam PSBB sudah jelas aturannya dan pemerintah sudah berbicara dengan aparat untuk melakukan tindakan tegas,” kata dia secara virtual, Kamis, (8/10/2020) kemarin.

Di samping itu, Airlangga menekankan, jika para demonstran tersebut terpapar COVID-19 maka bukan hanya merugikan diri mereka sendiri, melainkan juga masyarakat sektor. Sebab, pemulihan ekonomi kembali terhambat karena lonjakan demonstrasi.

“Karena ini tidak hanya membahayakan kepada diri sendiri tapi masyarakat sekitar. Apabila jumlah mereka yang terpapar COVID meningkat tentunya akan berakibat juga pada pemulihan ekonomi,” tegas Airlangga, dikutip dari Viva.co.id.

Selain itu, dia menduga banyak tokoh intelektual yang bermain di balik layar. Hal tersebut dia sampaikan saat membahas berkaitan dengan kondisi demonstrasi yang tengah berlangsung saat ini mengenai penolakan UU Cipta Kerja.

Selain itu, dia menduga banyak tokoh intelektual yang bermain di balik layar. Hal tersebut dia sampaikan saat membahas berkaitan dengan kondisi demonstrasi yang tengah berlangsung saat ini mengenai penolakan UU Cipta Kerja.(viv)