Karyakepri.com
Metro

Nelayan Pengedar 4 Kg Sabu di Tanjungpinang Dibekuk BNNP

KARYAKEPRI, BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri menangkap tiga tersangka peredaran Narkotika jenis Sabu sebanyak 4 Kg, Senin (29/9/20). Barang haram tersebut diseludupkan dari Malaysia melalui jalur laut di Kapulauan Riau, menuju Tanjungpinang, Kepri, untuk diedarkan.

Kepala BNNP Kepri Brigjend Richard Nainggolan mengatakan, pengungkapan peredaran sabu jaringan Internasional yang melibatkan Nelayan dan Petani di Kepri ini membutuhkan peroses yang lama dan mendalam.

Barang dikirim dari Malaysia yang dikendalikan oleh AA (51 Tahun) pria yang berprofesi sebagai nelayan di Tanjungpinang. Sabu yang dikirim tersebut merupakan pesanan dari tersangka H (25 Tahun) yang merupakan petani sayur. Proses pemesanan diawali dengan pembayaran sebesar Rp.30 juta melalui transfer bank.

“Setelah berkordinasi dengan jaringanya. Sabu itu kemudian dijemput oleh B (44 Tahun) di Perairan Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Di Pelabuhan rakyat tersangka B beserta barang bukti 4 Kg sabu kita amankan,” katanya, dikutip dari Gatra.com, Jumat (9/10) di Batam.

Kemudian Richard cerita, dalam pengungkapan tersebut dari pengakuan tersangka B dirinya mendapat perintah dari terangka AA untuk menjemput sabu diperbatasan Indonesia Malaysia dengan imbalan uang tunai Rp 20 juta.

Berdasarkan keterangan itu, pihaknya langsung melakukan Control Delivery untuk mengungkap jaringannya. Tersangka AA diamankan di Tanjungpinang dengan barang bukti sebanyak 127 gram sabu.

“Pengungkan jaringan sindikat Narkotika yang terjadi juga merupakan informasi dari masyarakat yang resah dan peduli untuk memberantas peredaran gelap narkoba di Kepri. Ketiga tersangka diduga sebagai pemain lama yang langsung dapat berhubungan langsung dengan sindikat,” ujarnya.

“Barang bukti sabu setelah diuji dan disisihkan untuk bukti dipersidangan, juga akan langsung dimusnahkan menggunakan alat incinerator dengan disaksikan oleh para tersangka,” tuturnya. (gtr)