Karyakepri.com
Editor's Picks Metro

Diterpa Puting Beliung, TK Aisyiyah Seibeduk Andalkan Swadaya Masyarakat

KARYAKEPRI.COM, BATAM – Seluruh atap bangunan TK Aisyiyah hancur dan bahkan empat lokal TK yang berada di Perumahan Puri Agung III Seibeduk itu rusak total. Dari enam kelas hanya dua kelas yang masih tersisa atapnya, itu pun sudah bocor.

Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Siti Zulaihah, S. Pd ingin gedung kelas bisa secepatnya diperbaiki agar proses pembelajaran online para ustazah (ibu guru) bisa normal dengan beragam media pembelajaran masih disimpang di rumah warga di sekitar lingkungan TK.

“Harapan kami atap kelas bisa cepat dibangun biar anak-anak bisa kembali belajar. Kami pun data ke sekolah sudah bisa berteduh dan tak berdebu lagi,” kata ustazah Siti.

Ia mengatakan, walau proses pembelajaran masih secara online. Namun wali murid serta anak-anak tetap ada yang ke sekolah baik hanya untuk bermain dan juga untuk mengambil buku paket atau konsultasi.

Sementara itu Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Batam dan Guru SMPN 27 Batam melakukan gotong royong yang kedua pada, Minggu (11/10/2020) untuk membersihkan puing-puing spandek, besi dan kayu serta barang-barang yang rusak dari lokasi sekolah.

“Kami membantu meringankan beban para guru di sini. Ini juga bagian dari pengabdian pemuda terhadap Persyarikatan Muhammadiyah atau masyarakat. Walau ini tak seberapa, yang penting berbuat baik saja,” kata Sekretaris PDPM Batam Dasri Wandi, S. Pd.I usai membersihkan sisa potongan kayu dan besi di Gedung TK Aisyiyah.

Menurut Pengelola TK Aisyiyah Bustanul Athfal itu, bahwa bantuan berupa anggaran untuk perbaikan atap sekolah belum ada dari pemerintah dan melalui Tagana, dinsos sudah menurunkan bantuan berupa sembako untuk guru maupun warga sekitar TK yang rumahnya rusak karena bencana puting beliung.

Sedangkan organisasi sosial ACT Kepri memberikan ATK (alat tulis kantor) dan bahan pembelajaran untuk anak-anak belajar

“Selain itu ada juga dari warga Muhammadiyah yang sudah memberikan bantuan. Kami merasa bersyukur dan terima kasih banyak membantu,” syukur ustazah Siti

Dalam mengalang dana untuk pembangunan atau memperbaiki atas sekolah TK itu, pihak pengurus telah melayangkan proposal permohonan dana dibeberpa lembaga sosial dan instansi pemerintah.

“Sekarang kami bangun atas swadaya masyarakat, baik dari wali murid, tokoh muhammadiyah. Alhamdulillah ada juga sumbangan dari bunda paut dan calon gubernur Kepri berupa anggaran untuk kami bisa bangun tapi ini masih kurang,” ujarnya.

(abdullah tsaqif)