Karyakepri.com
Nasional

Kadin Nilai UU Ciptaker Akan Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

KARYAKEPRI, JAKARTA – Para pengusaha menilai Undang-undang Cipta Kerja sebagai kebijakan yang strategis dan sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia di masa pandemi, melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani dalam Konferensi Pers bersama Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Iwan Setiawan Lukminto dan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani H. Maming di Menara Kadin Indonesia.

Menurut Rosan, dengan adanya dinamika perubahan ekonomi global, memerlukan respon yang cepat dan tepat. Itulah yang dapat ditemukan dalam UU Cipta Kerja yang sudah disahkan, yakni baleid tersebut dapat memberikan sinyal kuat bahwa Indonesia kondusif dan terbuka untuk bisnis dan investasi.

“Bagaimanapun, penciptaan lapangan kerja harus dilakukan, yakni dengan mendorong peningkatan investasi sebesar 6,6-7 persen untuk membangun usaha baru atau mengembangkan usaha eksisting,” kata dia, Jumat (16/10/20).

Upaya itu pada akhirnya diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi di kisaran 5,4-5,6 persen. Tidak hanya itu, setelah baleid sapu jagad disahkan, diharapkan pula akan terjadi perubahan pada struktur ekonomi, utamanya dari peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional yang bisa mencapai 5,7 persen – 6,0 persen.