Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Pemkab Karimun Tingkatkan Pengawasan Penanganan COVID-19

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Pasca terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19 di Karimun, Pemerintah Kabupaten Karimun langsung melakukan evaluasi dalam penanganannya dengan kembali memperketat kedisiplinan masyarakat dalam penerapan Protokol Kesehatan.

Perihal itu disepakati dalam Rapat evaluasi dilakukan oleh Satgas Covid-19 Karimun, dipimpin oleh Pjs Bupati Karimun Heri Andrianto, Sekda M Firmansyah, Ketua DPRD M Yusuf Sirat, TNI-Polri, FKPD, OPD, Kabag, Camat, serta pihak terkait lainnya di Kantor Bupati Karimun, Minggu (18/10/2020) kemarin.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah mengatakan, rapat evaluasi tersebut dilakukan karena dinilai penerapan protokol kesehatan mulai longgar dengan banyaknya ditemukan warga yang melanggar aturan- aturan yang ada.

“Kita mengavaluasi seluruh langkah-langkah yang kita ambil, baik itu yang telah kita lakukan maupun yang perlu kita tingkatkan dalam penanganan,” kata Firman, Senin (19/10/2020).

Ia mengatakan, dari evakuasi yang dilakukan ada sejumlah langkah- langkah yang harus ditingkatkan dalam penanganan COVID-19.

“Kita memerlukan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatannya. Kita harap masyarakat dapat lebih disiplin menerapkannya,” katanya.

Dari rapat tersebut, dihasilkan 8 poin kesepakatan baru di antaranya :

1. Penegakan operasi Yustisi terkait Pebut nomor 49 tahun 2020, lebih digaungkan dan dilaksanakan rutin dengan waktu pelaksanaan situasional berdasarkan pengamatan di lapangan.

2. Satgas penanganan Covid-19 (masing-masing Kecamatan), lebih menyeleksi/membatasi dalam memberikan rekomendasi terhadap keramaian, terutama untuk resepsi pernikahan.

3. Disnaker segera menyurati kembali bagi perusahaan, terkait pembatasan izin keluar masuk pekerja maksimal satu bulan sekali.

4. Dinas Kesehatan, RSUD, Pihak Perusahaan segera melakukan langkah penanganan pasien positif Covid-19, melakukan pendampingan dan pengawasan.

5. Satgas Transportasi Laut Melakukan:
A. Pemeriksaan kesehatan di pintu pintu masuk pelabuhan terhadap pelaku perjalanan.
B. Pelarangan bagi pelaku perjalanan yang memiliki penyakit penyerta untuk melakukan perjalanan ke luar dari Kabupaten Karimun.

6. Dinas Sosial agar melakukan pendampingan dalam penyediaan bahan makan bagi keluarga dari pasien yang terkonfirmasi positif (tulang punggung)

7. Untuk menghindari terjadinya polemik di tengah masyarakat terhadap penanganan jenazah terkonfirmasi positif Covid-19, agar lebih berhati-hati dalam penetapan status pasien tersebut.

8. Untuk menghindari terjadi polemik dari penegakan Perbub nomor 49 tahun 2020, kepada petugas lapangan agar lebih kooperatif dan persuasif, sehingga dapat menghindari terjadinya benturan di lapangan.

(ricky robiansyah)