Karyakepri.com
Editor's Picks Karimun

Kasus COVID-19 Tinggi, KPU Karimun Belum Pertimbangkan Penundaan Pemilu

KARYAKEPRI.COM, KARIMUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun belum pertimbangkan melakukan penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember mendatang.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir angka kasus COVID-19 di Kabupaten Karimun alami peningkatan cukup tinggi. Hingga kini, Gugus Tugas Karimun catat ada 45 kasus positif aktif yang masih menjalani perawatan.

Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko mengatakan, tahapan Pilkada 2020 hingga saat ini masih terus berjalan. Pihaknya belum mendapatkan intruksi terkait adanya penundaan pelaksanaan.

“Tetap lanjut. Soal penundaan kami tidak punya kewenangan tapi KPU Pusat. Kalau KPU Pusat bilang lanjut, kami sebagai anak buah satu garis komando harus patuh, kalau tidak sanksinya berat,” kata Eko, Rabu (21/10/2020).

Ia mengatakan, Pilkada 2020 nantinya akan berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

Salah satu pencegahan itu antara lain dengan penyediaan fasilitas yang mengacu pada Protokol Kesehatan Covid-19.

“Di TPS nanti kita akan sediakan hand sanitizer, masker gratis, thermogun, jaraknya di atur sedemikian rupa. Paku coblosnya akan selalu kita semprot disinfektan,” kata Eko.

Eko mengatakan, untuk pemilih nantinya bagi pemilih dengan suhu badan 37 derajat celcius, pihaknya akan tetap menerimanya di bilik khusus.

“Ada bilik khusus nanti. Kita akan siapkan,” katanya.

Perihal TPS Khusus Covid-19, Eko menyebut sempat memikirkannya namun ia mengatakan sepertinya akan sulit untuk diciptakan.

Ia berharap sebelum hari H pencoblosan, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Karimun yang saat ini dirawat sudah sembuh dan tidak ada lagi Covid-19 di Kabupaten Karimun.

“Siapa tahu nanti menjelang hari H, semua sembuh atau paling tidak dirujuk ke Batam, jadi tidak ada lagi Covid-19 di Karimun,” katanya.

(ricky robiansyah)