Karyakepri.com
Editor's Picks Metro

Hingga Awal November, Retribusi Parkir Batam Hanya Rp 3,9 Miliar

KARYAKEPRI.COM, BATAM – Retribusi Pelayanan Parkir Tepi Jalan di Batam hingga awal November ini tercapai Rp 3,9 miliar dari target pada APBD Perubahan 2020 sebesar Rp 3,37 miliar.

Jika merujuk pada angka tersebut, tentu melebihi target. Namun demikian, pada APBD Murni 2020, pendapatan dari retribusi parkir tepi jalan cukup fantastis yakni Rp 20 miliar.

“Capaiannya memang belum seperti yang kita harapkan memang,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batam Raja Azmansyah, Kamis (5/11).

Ia menyebutkan, pandemi memang cukup memukul pendapatan daerah. Hal ini karena masyarakat tentu akan menunda kegiatan yang berkenaan dengan pengeluaran tambahan berkaitan dengan pajak atrau retribusi di tengah pandemi berlangsung.

“Posisi pandemi seperti ini yang ditunda pajak, yang dipikirkan masyarakat bagaiman kebutuhan primer, ini tentu berdampak pada penerimaan daerah,” ucap dia.

Dari data Sistem Informasi Pendapatan Daerah (Siependa) Kota Batam dapat dilihat bahwa pendapatan retribusi parkir tepi jalan selalu tidak maksimal setiap tahun. Tahun 2020, keadaan ini diperparah merebaknya pandemi Covid-19.

Sebut saja, pada tahun 2017 dari target Rp 30 miliar, tercapai hanya Rp 5,06 miliar. Selanjutnya tahun 2018 dari target Rp 10 miliar yang tercapai sekitar Rp 7 miliar. Kemudian pada 2019 hingga pertengahan Desember tahun tersebut hanya tercapai Rp 6 miliar dari target Rp 10 miliar.

(ady)