Karyakepri.com
Editor's Picks Politik

Ansar Doakan Komisioner KPU Positif Corona Segera Sembuh

KARYAKEPRI.COM, BATAM – Calon Gubernur Kepri nomor urut 3, Ansar Ahmad mendoakan komisioner dan staf KPU Provinsi Kepri yang postif Covid-19 segera sembuh.

“Mari kita doakan agar komisioner dan staf cepat sembuh. Mereka adalah pahlawan demokrasi di Provinsi Kepri yang kita cintai bersama,” ujar Ansar, Jumat (6/11/2020).

Mantan Bupati Bintan ini juga mengajak semua pihak untuk berperan aktif bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Termasuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam hal penanganan Covid-19,” katanya.

Seperti diketahui, jumlah anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Riau (Kepri) yang terpapar virus corona atau Covid-19, saat ini bertambah. Dari yang sebelumnya 2 orang, kini bertambah menjadi total 4 orang yang positif Covid-19.

Ketua KPU Kepri Sri Wati membenarkan informasi tersebut. Adapun dari 4 pasien tersebut, 3 di antaranya merupakan komisioner KPU Kepri. Baca juga: 2 Komisioner KPU Kepri Positif Corona Sementara 1 orang lagi merupakan staf KPU Kepri.

“Sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil dan masih menjalani perawatan isolasi atau karantina di rumah sakit,” kata Sri Wati.

Sri mengatakan, sejuah ini pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan mengirimkan surat ke KPU RI atas kejadian ini.

“Sejauh ini kami masih menunggu arahan dan petunjuk dari KPU,” kata Sri.

Meski demikian, aktivitas KPU Kepri tetap berjalan seperti biasa, sebagaimana tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang sudah ditetapkan.

“Insya Allah tidak akan menggangu secara tahapan, karena saya juga akan menyampaikan itu kepada pimpinan KPU di pusat. Sudah ada di Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur ketika terjadi hal-hal yang dialami KPU Kepri saat ini,” kata Sri.

Sri meminta masyarakat Kepri untuk tidak cemas dan tetap tenang. Sri menjelaskan, apabila terdapat anggota KPU yang sedang menjalani rawat inap, isolasi mandiri dan atau positif terinfeksi Covid-19 yang mengakibatkan tidak memenuhi kuorum, maka pelaksanaan tugas diambil alih oleh KPU pada tingkatan di atasnya. Dalam hal ini, KPU provinsi dapat diambil alih oleh KPU RI di tingkat pusat.

(iwan sahputra)