Karyakepri.com
Editor's Picks Metro

Wujudkan Geliat MICE, Pemko Batam Dorong Berbagai Kegiatan

KARYAKEPRI.COM, BATAM – Berbagai upaya dilakukan untuk menggeliatkan kembali sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) yang terdampak pandemi Covid-19.

Salah satunya mendorong kegiatan-kegiatan seperti kegiatan dari pusat untuk digelar di Batam, namun demikian tetap menerapkan protokol kesehatan yang baik.

“Beberapa kali saya giring kegiatan dadakan. Seperti contoh, kegiatan Pjs Gubernur yang saya hitung sampai kini sudah 35 kali di Batam. Saya juga mendorong kegiatan dari pusat melalukan kegiatan di kota ini,” ucap Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam Syamsul Bahrum, saat menjadi pembicara pada Gala Webinar Pelaku Usaha MICE, Sabtu (7/11/2020).

Tidak hanya itu, ia telah memberikan ‘lampu hijau’ untuk 78 kegiatan. Menurutnya sembari pandemi diatasi, kegiatan yang mengerakkan ekonomi termasuk MICE dapat berjalan dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Semoga tantangan ini segera terlewati, dan Batam terus menjadi kota MICE andalan,” ucap dia.

Ia mengajak pelaku MICE untuk tetap optimis. Walau menurutnya, industri pariwiaat merupakan salah satu sektor paling terdampak pandemi Covid-19. Jika dulu sebelum pandemi kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 130 ribu hingga 180 ribu perbulan, kini hanya sekitar 1.500 perbulan.

“Segala usaha kita lakukan untuk bangkitkan pariwisata kita. Pak Ardiwinata sebagai Kadisbudpar Batam, baru kembali juga dari Bandung promosikan batik Batam dan potensi wisata Batam,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan, Batam salah satu kota MICE favorit. Pasalnya, Batam sangat siap dan memiliki semua yang dibutuhkan para peserta MICE.

“Infrastruktur kita sudah siap dan destinasi wisata sangat beragam karena sektor MICE ini yang tak kalah terpenting yakni setelah pertemuannya,” ujar Ardi.

Bagi para peserta pertemuan akan sangat mudah mengunjungi destinasi atau kegiatan lain di Batam. Setelah pertemuan, peserta bisa kuliner, belanja, main golf, menyelam, religi dan sebagainya. Selain itu, di bawah pimpinan Wali Kota Batam, daerah ini sudah memenuhi konsep 3A (atraksi, aksesibilitas, dan amenitas).

“Batam sudah punya semua, jalan lebar, dan destinasi lengkap. Semua ini menjadi kekuatan Batam untuk dijadikan tempat pertemuan. Apalagi Batam juga sangat dekat dengan negara tetangga; Singapura dan Malaysia,” pungkasnya.

(yan)