Karyakepri.com
Metro

Kepri Masih Jadi Primadona Jalur Sabu Lintas Negara

Karya Kepri, BATAM  – Banyak penyergapan penyeludupan narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Kepulauan Riau, membuat aparat dituntut bekerja ekstra memberantas pengiriman sabu dalam jumlah besar dari negri jiran.

Bahkan berdasarkan bukti penyidikan, barang haram tersebut beredar hingga ke Riau daratan dan melibatkan sejumlah oknum aparat penegak hukum. Biasanya sabu diseludupkan dari Malaysia ke Kepri, yang kemudian dibawa ke Riau untuk diedarkan.

Baca : 33 Kg Sabu Asal Malaysia Diamankan

Kepala BNNP Kepri Brigjend Richard Nainggolan mengatakan, dalam medio Januari hingga November 2020 ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri telah menggagalkan sedikitnya 33 kasus peredaran narkoba yang melibatkan sebanyak 58 orang tersangka.

Dari jumlah kasus itu, barang bukti narkoba yang berhasil disita sebanyak 55 Kg sabu dan 3.410 butir Pil Ekstasi dan 3 Kg ganja kering. Barang bukti sabu yang disita mayoritas berasal dari Malaysia yang diseludupkan melalui jalur laut ilegal.

“Provinsi Kepri khususnya Kota Batam masih menjadi primadona jalur sabu lintas negara yang dilakukan oleh sindikat narkoba internasional, umumnya mereka memanfaatkan para nelayan atau warga setempat yang mengerti seluk beluk perairan tersebut,” katanya, Kamis (12/11) di Batam.