Karyakepri.com
Metro Nasional

Begini Kata Mahfud MD Tentang Pulau Madura Jadi Provinsi Baru

Mahfud Md (Ari Saputra/detikcom)

Karya Kepri, JAKARTA – Rencana pemekaran Pulau Madura menjadi provinsi baru bisa terealisasi asalkan sejumlah syarat bisa terpenuhi. Syarat tersebut mencakup seluruh kebutuhan yang diperlukan.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menuturkan, kemungkinan Pulau Madura menjadi provinsi pemekaran baru segera terealisasikan menyusul seluruh syarat terpenuhi.

BACA : Mahfud Md: 59 Calon Kepala Daerah Terinfeksi COVID-19

Hal itu diungkapkannya setelah menerima sejumlah tokoh masyarakat Madura yang tengah berjuang memisahkan Pulau Madura dengan Jawa Timur di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, pada Selasa (17/11/2020).

“Saya kira kalau Madura sudah memenuhi syarat nanti tinggal di bawa ke DPRD Jawa Timur. Saya kira tidak terlalu sulit asal syarat-syarat minimal itu sudah terpenuhi,” ujar Mahfud, seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (19/11/2020).

Mahfud MD mengakui bahwa dirinya telah terlibat dalam pembahasan rencana pemekaran Madura sejak beberapa tahun terakhir. Menurut Mahfud, kendala-kendala administratif yang dihadapi harus segera diselesaikan. Apalagi, lanjut Mahfud, tokoh-tokoh Madura saat ini sudah lebih kompak, termasuk bupati dan DPRD.

BACA : TKI Dapat Warisan Rumah dari Warga Arab, Karena Rajin Salat Subuh di Masjid

Sementara itu, Ketua Panitia Nasional Persiapan Pembentukan Provinsi Madura, Ahmad Zaini menjelaskan, untuk memenuhi persyaratan pemekaran, saat ini timnya sedang menyiapkan pemekaran Kabupaten Pamekasan menjadi Kota Madya.

“Saat ini sedang dibahas dan disusun pamekasan menjadi kota. Setelah proses itu, kita bikin rumusan bersama-sama proses kota dan provinsi,” kata dia.