Karyakepri.com
Daerah Healthy Karimun

Denda Pelanggar Protkes di Karimun Terkumpul Rp7,5 Juta

Karya Kepri, KARIMUN – Tim Terpadu Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 Kabupaten Karimun kumpulkan hasil denda sebesar Rp 7,5 juta dari hasil Operasi Yustisi digelar 13 Oktober hingga 20 November 2020.

Penegakan disiplin Protokol Kesehatan (Protkes) dilakukan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Karimun. Hal itu sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan.

BACA : Trend Kesembuhan Pasien Covid 19 di Karimun Meningkat

Kepala Satpol-PP, Tejaria mengatakan, penegakan disiplin sesuai dengan Perbup nomor 49 tahun 2020 dilakukan dalam rangka menekan angka penyebaran Virus Corona di Kabupaten Karimun.

“Selama satu bulan lebih sudah terkumpul Rp 7,5 juta dari warga Karimun yang kedapatan melanggar protokol kesehatan yakni tidak menggunakan masker,” ujar Tejaria, Jumat (20/11/2020).

Ia mengatakan, dari Operasi Yustisi dilaksanakan pihaknya, sebanyak 642 warga Kabupaten Karimun terjaring. Dari jumlah tersebut, 487 diantaranya memilih untuk menerima sanksi sosial berupa bersih-bersih sampah di sekitar lojasi Operasi Yustisi dan 155 orang lainnya membayar denda sebesar Rp 50 ribu.

“Uang hasil denda itu langsung kita kirim ke Kas Daerah melalui rekening yang dikirim oleh Dispenda,” katanya.

BACA : Polres Karimun dan DJBC Kepri Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

Ia menuturkan, awalnya pelaksanaan operasi yustisi itu digelar tiga kali dalam satu minggu khususnya pada bulan Oktober 2020 lalu saat angka Covid-19 meningkat.