Karyakepri.com
Editor's Picks Metro

Jubir Kemenko Marves: Agenda Luhut dan Edhy Prabowo di AS Berbeda

Menko Luhut Bertemu Presiden Donald Trump di White House.

Karya Kepri, JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandara Soekarno Hatta, sepulangnya dari Amerika Serikat (AS). Lawatan Edhy ke negeri Paman Sam itu berbeda dengan agenda yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan.

“Beda. Kita (rombongan Luhut) balik (ke Indonesia) sudah dari hari Sabtu,” kata Juru Bicara Kemenko Marves, Jodi Mahardi saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu (25/11).

Menurut dia, Luhut dan Edhy mengunjungi Amerika Serikat di waktu yang berbeda sehingga keduanya tak pernah bertemu. Adapun kunjungan Luhut di Amerika bertemu dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC.

Sementara itu, agenda Edhy di Amerika Serikat yakni, mengunjungi KJRI Los Angeles untuk mengisi webinar Jakarta Food Security Summit. Selain itu, politikus Gerindra itu sempat berkunjung ke Hawaii.

Di Hawaii, Edhy Prabowo menengok industri perikanan di daerah kepulauan itu. Ia turut menyaksikan penandatanganan kerja sama antara KKP dan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.

“Selain tanggalnya beda, kota yang dikunjungi juga beda, kami ke Washington DC. Gimana mau ketemu?” ujar Jodi.

Sebelumnya, KPK menangkap Edhy Prabowo pada Rabu dini hari terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Hingga kini, Edhy Prabowo yang ditangkap bersama keluarga dan beberapa pegawai di kementeriannya masih menjalani pemeriksaan insentif di Gedung KPK.

Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri berada di bawah koordinasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, yang dipimpin Luhut. KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Edhy dan beberapa orang lainnya yang ditangkap. (koe)