Karyakepri.com
Editor's Picks Sport

Gascoigne dan Maradona Sempat Saling Mengaku Mabuk Jelang Pertandingan

Diego Maradona telah tiada dan kematiannya membuat dunia sepakbola berkabung. (Foto: Getty Images/Marcos Brindicci)

Karya Kepri, JAKARTA – Paul Gascoigne mengenang pertemuannya dengan Diego Maradona di tahun 1992. Gascoigne dan Maradona pada saat itu mengaku dalam keadaan mabuk jelang laga.

Gascoigne pada tahun tersebut berkostum Lazio dan Maradona bermain untuk Sevilla. Kedua klub bertemu pada ajang persahabatan di Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan.

Pertandingan itu tercipta karena kengototan presiden Lazio untuk melawan Diego Maradona. Di sisi lain, Gascoigne tak mau melawan Sevilla dan lebih memilih untuk berhadapan dengan Juventus.

“Saya ingat Lazio ingin kami bermain melawan Sevilla dan Maradona, dan saya berkata, ‘ Tidak, saya ingin bermain melawan Juventus’. Tapi, presiden ingin bermain melawan Maradona. Jadi saya berkata, ‘Oke, saya akan menemui Anda di sana,'” kenang Gascoigne di Good Morning Britain, yang dikutip Marca.

Selama dalam perjalanan menuju markas Sevilla, Gascoigne menenggak alkohol. Sesampai di stadion, gelandang asal Inggris itu menyambangi Diego Maradona dan berkata sedang dalam kondisi sedikit mabuk.

“Dalam penerbangan, saya minum beberapa kali dan di lorong saya menemui Diego dan berkata, ‘Diego, saya mabuk’. Dia berkata, ‘Tidak apa-apa Gazza, saya juga!'” sambungnya.

Gascoigne akrab disapa Gazza. Meski menceritakan momen perbincangan terkait mabuk-mabukan, dia berduka atas kematian Maradona.

Diego Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB di Buenos Aires akibat henti jantung. Legenda sepakbola Argentina itu wafat di usia 60 tahun.

Pria yang juga pernah bermain untuk Tottenham Hotspur itu menyebut Maradona sebagai ikon. Maradona adalah pemain yang sangat brilian di mata Gazza. (wan)