Karyakepri.com
Editor's Picks Metro Nasional

Aroma Monopoli Ekspor Benih Lobster

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditahan KPK.

Karya Kepri, JAKARTA – Sejumlah dokumen pengiriman ekspor benih bening lobster (BBL) mencurigakan. Terendus aroma monopoli bisnis dari kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. Pengaduan pun datang. Menjelaskan bahwa para eksportir hanya boleh mengirim lewas satu badan usaha logistik.

Sejak Oktober 2020, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mulai mendalami laporan. Praktik tak sehat itu sudah diendus KPPU jauh sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencokok Edhy dan jajaran dalam operasi tangkap tangan.

Komisioner KPPU, Guntur Saragih mengatakan, penelitian yang dilakukan pihaknya berawal karena adanya laporan dari masyarakat. Dia tak merinci siapa pihak yang mengadukan perihal tersebut ke KPPU. Berbekal aduan, pihaknya mulai bergerak dan melakukan penyelidikan.

KPPU merasa janggal ketika pengiriman komoditas para eksportir hanya lewat satu badan usaha logistik. Padahal ada badan usaha lain yang juga punya kapasitas serupa. Ini dikarenakan pengiriman benih lobster bukan merupakan jenis usaha rumit sehingga hanya dikuasai satu badan usaha. “Jadi pasarnya memang monopoli kan. Hanya satu (badan usaha),” kata Guntur kepada Merdeka.com, pekan lalu.

Indikasi kedua terjadinya praktik monopoli bisnis, yakni penetapan tarif tak wajar dalam pengiriman ekspor BBL. Adapun PT Aero Citra Kargo atau ACK selaku perusahaan yang ditunjuk sebagai layanan kargo, mematok harga Rp 1.800 per ekor.

Guntur mengaku harga tersebut masih diteliti terkait perhitungan dampak persaingan. “Karena belum selesai penelitiannya saya belum bisa sampaikan perhitungannya,” tegas Guntur.

Aroma monopoli ketiga, ekspor BBL hanya lewat satu pintu keluar yakni Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini pilihan bandar udara yang dapat menjadi akses pengiriman tidak hanya Soekarno-Hatta saja. Berdasarkan Keputusan Kepala BKIPM Nomor 37 Tahun 2020 tentang Tempat Pengeluaran Khusus Benih Bening Lobster dari Wilayah Negara RI telah menetapkan adanya 6 bandara yang direkomendasikan untuk pengiriman BBL ke luar negeri.