Karyakepri.com
Anambas Editor's Picks Kepri

Gubernur Ansar Kunker ke Anambas Pantau Proyek Strategis Kementerian PUPR

Gubernur Kepri Ansar Ahmad kunker ke Kabupaten Anambas meninjau proyek strategis Kementerian PUPR, Minggu (4/4/2021). (foto: ist)

Karya Kepri, ANAMBAS – Gubernur Kepri Ansar Ahmad terbang ke Kabupaten Kepulauan Anambas untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) meninjau proyek strategis Kementerian PUPR, Minggu (4/4/2021).

“Selain membuka Musrenbang, banyak agenda yang akan kami lakukan selama kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujarnya.

Ansar membawa beberapa orang pejabat di lingkungan Balai dan Satker dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Keikutsertaan para pejabat Balai dan Satker dari Kementerian PUPR tersebut untuk memastikan berbagai proyek strategis dari Kementerian PUPR di Anambas berjalan sesuai rencana dan tidak ada masalah ketika direalisasikan di lapangan.

Untuk tahun 2021 ini, Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Kepri, mulai melaksanakan proyek pembangunan embung air baku di Pulau Nyamuk, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Bahkan Peninjauan Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) PJPA Sumatera IV, sudah melihat langsung progres pelaksanaan proyek yang telah berjalan sejak sebulan lalu dengan anggaran Rp 24 miliar tersebut.

“Selain itu juga untuk menyusun rencana kegiatan strategis lainnya di Anambas yang akan dianggarkan di tahun berikutnya. Kita ingin memberikan perhatian khusus pada wilayah-wilayah terluar agar persoalan pembangunan bisa merata dan dirasakan semua masyarakat,” katanya.

Tidak hanya itu, Gubernur juga ingin program pembangunan Base Transceiver Station  (BTS) 4G sebanyak 17 titik di Anambas yang akan direalisasikan mulai tahun 2021 ini tetap berjalan seperti yang direncanakan. Program tersebut merupakan bagian dari pembangunan 35 titik BTS 4G di Kepulauan Riau yang dicanangkan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo RI yang fokus pada penyediaan layanan seluler telepon dasar di daerah yang belum mendapatkan sinyal seluler. (one)