Karyakepri.com
Editor's Picks Nasional

Makin Brutal KKB Tewaskan Kepala BIN Papua dalam Kontak Senjata

Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto Ilustrasi garis polisi (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)

Karya Kepri, JAKARTA – Ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua semakin brutal. Kali ini, mereka menembak Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu IGP Dani NK hingga tewas.

Insiden itu terjadi pada Minggu (25/4) kemarin sekitar pukul 15.50 WIT di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Saat itu, Brigjen Putu bersama 7 anggotanya tengah bergerak menggunakan empat sepeda motor.

Setibanya di Kampung Dambet, Distrik Beoga itulah Brigjen Putu beserta 7 anggotanya terlibat baku tembak dengan KKB. Brigjen Putu lalu tertembak dan meninggal dunia.

Brigjen Putu gugur dalam kontak tembak dengan KKB. Sedangkan 7 anggota yang bersamanya selamat.

Sebagai informasi, kondisi Beoga memang tengah memanas karena ulah KKB. Selama bulan April, sejumlah orang tewas dan bangunan dirusak KKB.

“Memang benar Brigjen TNI Putu Dani yang menjabat Ka Binda dilaporkan meninggal di Beoga namun hingga kini belum ada laporan lengkapnya,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.

Jenazah Briptu Putu saat ini masih di Beoga. Rencananya hari ini, jenazahnya akan dievakuasi dan dibawa ke Timika.

“Betul, beliau gugur, akibat ditembak KKSB pada jam 15.30 WIT di Beoga. Saat ini jenazah masih berada di Beoga, sementara masih kita monitor terus, rencana besok baru kita evakuasi,” kata Panglima Kodam XVII Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

“Ini juga belum tahu, karena komunikasi masih terputus dan saya juga baru dapat informasi awal, sementara kita juga masih dalami, karena komunikasi juga masih terputus antara Beoga dengan Ilaga, Ilaga dengan di sini (Jayapura),” imbuhnya.

Yogo mengaku belum mendapatkan laporan detail perihal gugurnya Briptu Putu karena terhalang komunikasi. Namun, dia mengungkapkan, pelaku penembakan Brigjen Putu diduga KKB kelompok Lekagak Telengan.

“Dari laporan yang saya terima pelaku penembakan terhadap korban berasal dari kelompok Lekagak Telengen,” kata Yogo.