Karyakepri.com
Editor's Picks Metro

Toni Siahaan: Hilangnya Nyawa saat Penggusuran Pasar Induk di Tengah PPKM Level 4 itu Tidak Manusiawi

Karya Kepri, BATAM – Seorang warga yang merupakan pedagang dan bermukim di bekas bangunan Pasar Induk Jodoh yang meninggal saat penggusuran oleh tim terpadu, Senin (26/7/2021) diketahui bernama Priska Ginting (42).

Sebelumnya, aksi penggusuran bagi warga yang memilih tinggal di bekas bangunan tersebut terpantau berlangsung lancar.

Namun menjelang pukul 14.00 wib, situasi kemudian berubah saat Priska diketahui mengalami sesak nafas akibat terkejut saat didatangi petugas di salah satu lapak yang telah diubah menjadi rumah petak miliknya.

Kader Golkar Kepri, Toni Sihaan mengaku atas kejadian ini, pasalnya saat ini Batam sedang dilakukannya PPKM Level 4.

“Secara pribadi saya akan menyuratin president, akan saya laporkan kejadian sadis di Batam saat ini, ditengah ekonomi terpuruk saat ini, seharusnya Wali Kota Batam Muhammad Rudi gencar berikan bantuan, bukan melakukan penggusuran,” kata Toni Siahaan.

Ia mengaku seharusnya Pemkot Batam bisa lebih sabar, mengingat saat ini Batam masih menerapkan PPKM Level 4.

“Tunggulah suasana kembali normal, baru dilakukan penggusuran, bukan seperti ini yang berujung hilangnya nyawa pedagang pasar Induk Jodoh,” paparnya.