Karyakepri.com
Editor's Picks Metro

Batam Penyumbang Angka Pengangguran Tertinggi di Kepri

Karya Kepri, BATAM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) paling tinggi terjadi di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 10,12 persen. TPT ini bahkan berada di atas rata-rata nasional di level 7,07 persen.

Meski tercatat tinggi TPT di Kepulauan Riau pada Februari 2021 ini mengalami perbaikan jika dibandingkan periode Agustus 2020. Di mana pada saat itu tingkat pengangguran terbuka menyentuh pada level 10,34 persen.

Kemudian posisi kedua diikuti oleh Jawa Barat. Daerah yang dipimpin oleh Ridwan Kamil mencatatkan TPT pada Februari 2021 sebesar 8,92 persen. Angka ini menurun jika dibandingkan posisi TPT pada Agustus 2020 yang mencapai 10,46 persen.

Selanjutnya, DKI Jakarta menempati posisi ketiga dengan TPT tertinggi. Daerah yang dipimpin Anis Baswedan itu mencatatkan TPT sebesar 8,51 persen. Namun TPT ini juga lebih baik jika dibandingkan posisi Agustus 2020 yang sebesar 10,95 persen.

Sementara, kabupaten/kota di Kepri hingga Agustus 2020, Batam berada di angka sekitar 11,79 persen. Dengan data tersebut menjadikan Batam sebagai penyumbang angka pengangguran tertinggi di Provinsi Kepri yang menyebabkan provinsi ini menempati urutan TPT tertinggi.

Dikutip dari Laman BPS Provinsi Kepri, Selasa (3/8/2021), posisi kedua ditempati Kota Tanjungpinang dengan angka pengangguran 9,30 persen. Dilanjutkan, Bintan 8,86 persen, Karimun 8,36 persen, Lingga 4,41 persen, Natuna 4,10 persen dan Anambas 3,44 persen.

Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto menyebutkan, TPT Kota Batam sebesar 11,79 persen tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,48 persen jika dibandingkan pada periode sebelumnya, yakni hanya 8,31 persen.

Berdasarkan indikator, angka TPT yang tinggi karena pandemi Covid-19. Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan banyak pekerja dirumahkan atau pada akhirnya mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).


“Ada banyak pengangguran karena dampak pandemi, dan itu tidak terelakkan, karena kondisinya seperti itu,” ungkapnya.

Masih dari data BPS, angkatan kerja Kota Batam pada Agustus 2020 tercatat sebanyak 754.545 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 52.427 orang. Jumlah penduduk yang bekerja di Batam pada Agustus 2020 sebanyak 657.642 orang, bertambah 22.126 orang dibanding penduduk yang bekerja pada periode lalu.

Sementara itu jumlah pengangguran tahun 2019 sebanyak 57.602 orang mengalami kenaikan sebesar 30.301 orang dibanding dengan jumlah pengangguran tahun 2020. (dtk)