Karyakepri.com
Editor's Picks Healthy

Waspadai 3 Kesalahan Minum Kopi yang Bisa Menurunkan Fungsi Otak

Karya Kepri, JAKARTA – Minum kopi dapat menyehatkan kalau dikonsumsi dengan cara yang tepat. Waspadai 3 kesalahan minum kopi yang malah dapat menurunkan fungsi otak berikut ini.

Kopi, salah satu minuman sehat yang memiliki beragam manfaat untuk tubuh. Karena di dalamnya mengandung zat antioksidan yang tinggi.

Kalau diminum dengan cara yang tepat, kopi bisa meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu bisa juga digunakan sebagai minuman pembakar lemak dan baik untuk kesehatan otak.

Sebaliknya, kalau dikonsumsi dengan cara yang salah kopi dapat menyebabkan masalah kesehatan pada otak. Dilansir dari Live Strong (24/8), ada 3 kesalahan minum kopi yang harus dihindari kalau tidak ingin fungsi otak menurun.

Berikut 3 kesalahan minum kopi yang dapat menurunkan fungsi otak:

(1). Minum Kopi Berlebihan

Walaupun menyehatkan, namun ada batasan tertentu dalam mengonsumsi kopi. Menurut Mayo Clinic, batas mengonsumsi kafein yang aman untuk tubuh sebagian orang dewasa sebanyak 400 miligram atau sekitar 4 cangkir kopi per harinya.

Jangan terlalu banyak mengonsumsi kopi atau melebihi batas asupan normal karena dapat merusak otak. Ada sebuah studi yang diterbitkan oleh Nutritional Neuroscience pada Juni 2021 lalu, yang menemukan kalau minum kopi 6 cangkir atau lebih dapat meningkatkan risiko demensia.

(2). Minum Kopi Larut Malam

Salah satu manfaat dari minum kopi adalah dapat meningkatkan energi. Untuk merasakan manfaatnya, kamu bisa mengonsumsinya di pagi hari.

Kesalahan besar kalau kamu berpikir dapat merasakan peningkatan energi dari minum kopi di malam hari. Karena, minum kopi di malam hari malah membuatmu jadi terjaga sehingga kualitas tidur jadi terganggu.

Nina Riggin selaku Direktur Headache and Traumatic Brain Injury Center di University of California San Diego menjelaskan kalau kualitas tidur yang terganggu berdampak buruk untuk kesehatan otak. Karena, keesokan harinya pasti akan membuatmu susah berkonsentrasi dan tingkat kewaspadaan menjadi menurun.