Karyakepri.com
Daerah Kepri Politik

Pemerintah Fokus Pembangunan Dimasa Pandemi, Penduduk Miskin Kota Batam Meningkat

Berdasarkan batamkotabps.go.id, pada bulan Maret 2021, jumlah penduduk miskin di Kota Batam mencapai 77,17 ribu orang naik sebesar 5,05 persen. Bertambah sebanyak 10,11 ribu orang dibandingkan kondisi Maret 2020 (67,06 ribu orang).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam Rahmad Iswanto mengatakan “kemiskinan di era COVID-19 diambil di Maret 2021. Ini adalah potret sejatinya kemiskinan akibat pandemi COVID-19, karena Maret 2020 itu baru awal pandemi” pada Januari 2022 lalu (19/1).

“Sebagai informasi, garis kemiskinan Kota Batam merupakan yang tertinggi di Kepri. Jika dibandingkan dengan garis kemiskinan terendah yaitu di Kabupaten Lingga,” kata Rahmad. Upaya Pemerintah Kota Batam dalam menangani kemiskinan akibat pandemi masih belum membuahkan hasil. Hal tersebut disebabkan prioritas kebijakan Walikota Batam, M. Rudi,S.E mengedepankan pembangunan infrastruktur selama pandemi ini.

“Akses jalan harus kami tata, dan sesuai dengan aturan dan prosedur yang ada,” tegas Rudi pada saat mengisi Musrenbang Kec.Batu Ampar di Pacific Palace (11/2). Menurut beliau dengan adanya pembangunan yang terus dilakukan, ekonomi Batam tetap berjalan. Bahkan  pada 2020 pertumbuhan ekonomi Batam sempat anjlok di angka -3 persen namun pada akhir 2021 kemarin sudah naik 4,1 persen.

Namun Pemerintah seharusnya juga memperhatikan angka kemiskinan di Kota batam  yang terus naik, selaras dengan meningkatnya angka pengangguran. Dengan demikian perekonomian Kota Batam  belum bisa dikatakan  pulih jika melihat masyarakat Kota Batam saat ini, dimana tingkat kesejahteraan masyarakat malah menurun, meskipun pembangunan Kota Batam dimana-mana.